Silaturahmi, Bupati Pamekasan Akan Libatkan Semua Ormas Untuk Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Foto bersama rombongan dan Bupati Pamekasan menggunakan kopyah dan batik didampingi ketua PDM Pamekasan

PAMEKASAN – (PENAWARTA),  Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melakukan silaturrahmi dengan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pengurus Daerah Aisyah (PDA) Pamekasan, Selasa (06/11/2018).

Silaturrahmi yang digelar di Ruang Peringgitan Rumah Dinas Bupati itu merupakan  inisiatif dari Bupati Badrut Tamam sendiri.

Rombongan PDM dan PDA Pamekasan diterima Bupati sekitar pukul 12.00. Sekitar 25 orang PDM dan PDA Pamekasan yang hadir dalam undangan silaturrahmi tersebut. Diantaranya Daeng Ali Taufik, Ketua PDM Pamekasan dan sekretarisnya Ali Hasbullah. Ikut hadir Imam Santoso Wakil Ketua PDM yang juga saat ini menjabat sebagai sekretaris MUI Pamekasan.

Saat menyampaikan sambutan, Baddrut Tamam menegaskan keinginan untuk bersilaturrahmi  dengan Muhammadiyah sudah lama tercetus, hanya baru terealisisr. Dia mengaku semula ingin langsung mendatangi Kantor PDM Pamekasan, namun tidak terlaksana dan akhirnya dilakukan di Rumah Dinas Bupati.

Banyak hal yang disampaikan bupati dalam silaturrahmi tersebut, diantaranya dia kini menggagas untuk melibatkan semua ormas Islam menangani amar makruf nahi mungkar. Ini perlu dilakukan agar ada kekompokan dan hasilnya maksimal.

“Selama ini ada kesan masyarakat bahwa masalah amar makruf nahi mungkar itu apa pengkotak kotakan. Masalah amar makruf nahi mungkar, biasanya NU dan Muhammadiyah, sementara untuk nahi mungkar misalnya urusan ormas lain. Nah ini yang kami tidak ingin, harus ada kekompakan dan kebersamaan menangani amar makruf nahi mungkat itu,‘ katanya.

Alasan dirinya ingin melibatkan semua ormas dalam amar makruf nahi mungkar, lanjut Badrut Tamam, karena pada hakikatnya yang memiliki umat adalah Ormas. Bahkan  lebih dari itu, yang mendirikan dan berjasa dalam mendirikan  negara kesatuan Indonesia adalah para tokoh ormas Islam pada jamannya.

“Kami pemerintah kedepan juga akan banyak melibatkan ormas, sudah kami dirumuskan berbagai macam program kegiatan yang akan dilakukan. Diantaranya kegiatan yang berupa pemberian bantuan kepada Ormas Islam agar mereka bisa bekerja maksimal menjalankan tugas social dan tugas dakwahnya,” kata Baddrut Tamam.

Terkait dengan amar makruf nahi mungkar, dalam kesempatan  silaturrahmi itu Baddrut Tamam menyampaikan bahwa pada akhir bulan Nopember ini pihaknya merencanakan untuk menutup sementara semua tempat hiburan karaoke di Pamekasan, sambil menunggu terbentuknya Peraturan Daerah (Perda).

Terkait rencana itu, Baddrut Tamam mengaku telah kordinasi denga Forkopimda dan nanti juga akan kordinasi dengan semua Ormas Islam. Karena pelaksanaan penutupan sementara tempat karaoke itu juga akan melibatkan semua Ormas.

“Saat ini masih dirumuskan kapan waktu  yang tepat dan bagaimana teknis pelaksanaannya,” pungkasnya. (PENA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s