20 Unit RTLH Hampir Rampung TMMD di Desa Pasanggar

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Sebanyak 20 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang merupakan salah satu sasaran fisik dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 tahun 2018 Kodim 0826/Pamekasan yang dipusatkan di Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan Pamekasan hampir rampung.

Dalam programTMMD tersebut selain membuat jalan, bronjong maupun jembatan, ada sasaran tambahan yaitu rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 20 unit warga kurang mampu yang ada di beberapa lokasi di Desa Pasanggar. RTLH tersebut memang sudah lama ditunggu – tunggu oleh masyarakat yang kurang mampu di Desa Pasanggar ini.

“Masyarakat yang mendapat bantuan rumah RTLH sangat berterikasih karena dianggap sasaran program tersebut sangatlah tepat karena sebelum ada pengrehapan rumah tersebut tiap musim penghujan pasti bocor, untuk itu terpilihnya 20 unit penerima bantuan RTLH tersebut sangatlah tepat dan yang dapatpun sesuai verifikasi yang dilakukan oleh pihak desa dengan pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pemkab Pamekasan,” tutur Komandan SSK TMMD ke 103 Kapten Cba Guntur, (29/10/2018).

Bantuan rumah RTLH dalam program TMMD Ke-103 Kodim 0826/Pamekasan tersebut sangat mendapat respon positif dari warga masyarakat Desa Pasanggar. seperti Bapak Saluk Dusun nyik penerima bantuan rehab RTLH sangat berterima kasih kepada Pemerintah, TNI dan Instansi terkait yang telah merehab rumahnya sehingga sudah layak untuk dihuni.

Saluk warga Desa Pasanggar yang rumahnya sudah direhap dengan baik oleh TNI secara jujur mengakui bahwa, tidak menyangka TNI juga bisa bekerja sebagai tukang pembuat rumah padahal yang ada di benaknya, TNI kerjanya bertempur dan selalu membawa senjata.

“Ternyata sudah terlihat dengan jelas bahwa TNI itu memang serba bisa dan kompak dalam bekerja apapun sampai – sampai saya merasa malu karena tidak bisa memberikan imbalan apa – apa,” ujarnya.

Untuk itu dengan kerindahan hati saya pribadi sangat berterima kasih kepada TNI dan semoga kerja sama dan hubungan ini tidak putus sampai disini mudah – mudahan kita selalu bisa terjalin silaturrohmih selamanya kata Bapak Saluk menutup pembicaraannya. (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s