Pj Bupati Fattah Jasin Lepas Secara Simbolis 881 JCH Pamekasan

Pj Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin saat memakaikan seragam khusus kepada perwakilan JCH asal Pamekasan

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, Sebanyak 881 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan, dilepas secara simbolis oleh Pj Bupati Pamekasan, RB Fattah Jasin di Masjid Agung Asy-Syuhada jalan Mesegit Pamekasan, Senin (09/07/2018).

Pelepasan JCH ini disaksikan oleh Forkopimda, Kabag Kesra, pejabat Kementerian Agama (Kemenag) tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan ditandai pemakaian seragam jemaah oleh Fattah Jasin.

Usai melepas, Pj Bupati Fattah Jasin mengatakan, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dan harus dipenuhi serta dipatuhi oleh para jemaah saat nanti berapa di tanah suci.

“Syaratnya harus ITS, pertama para jemaah itu harus iklas agar dalam melakukan ibadah dari berangkat hingga kepulangan akan berjalan lancar, kedua tawaqkal, dimana kita harus terus memohon kepada Allah, dan yang ketiga sabar, artinya harus sabar mulai dari sekarang, keberangkatan hingga diasrama hajipun harus sabar,” katanya.

Selain itu, Pj Bupati Fattah Jasin berpesan, agar para jamaah tidak memforsir tenaganya secara sia-sia. Artinya, meminta para JCH agar tidak berlebihan saat beribadah.

“Nanti setelah di tanah suci, yang harus diperhatikan adalah kesehatan, itu yang paling utama, jadi JCH jangan berlebihan lah, sesuaikan dengan situasi dan kondisi, utamakan yang wajibnya,” tandasnya.

Sementara itu secara terpisah, Kasi Haji dan Umroh Kemenag Pamekasan, Affandi menjelaskan, sebanyak 885 JCH dibagi dalam dua kloter, yakni kloter 12 sebanyak 442 jemaah, sedangkan 13 sebanyak 439 jemaah dan akan berangkat pada tanggal 20 Juli 2018.

Menurutnya, dari 885 CJH terdapat 4 orang yang undur dalam pemberangkatan ke tanah suci Mekkah.

“Yang empat orang itu 1 orang meninggal dari kloter 12 atas nama Huzaimah asal Pademawu, dan satu hamil atas nama Usbatul Hasanah, sedangkan 2 lagi yang meninggal ada di kloter 13 atas nama Rosidah dari Pasean serta Supaddi asal Tlanakan,” katanya.

Lebih lanjut Affandi mengatakan, untuk yang meninggal dunia sesuai dengan amanah PMA 174/2018 regulasi baru jemaah haji yang meninggal bisa dilimpahkan ke ahli waris.

“Ini ditujukan bahwa yang meninggal itu juga memperoleh hak yang sama yang bisa dilimpahkan ke ahli warisnya, tidak serta merta porsinya langsung di delete,” katanya (PENAWARTA-03)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s